Tempuh Perjalanan Tujuh Jam, Santri Kelas 5 TMI PPDM Ikuti Pelantikan Laksana Pramuka
- Pesantren
- 31 Okt 2026
- 157

Pondok Pesantren Darul Mujahadah – Santri kelas 5 TMI Pondok Pesantren Darul Mujahadah mengikuti kegiatan Pelantikan Laksana yang diselenggarakan oleh Bagian Pramuka pada Rabu (28/10/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan penting dalam perjalanan kepramukaan santri sebelum resmi dilantik menjadi Pramuka tingkat Laksana.
Sebelum mengikuti pelantikan, para peserta terlebih dahulu menyelesaikan persyaratan berupa 10 poin Syarat Kecakapan Khusus (SKK) dan 22 poin Syarat Kecakapan Umum (SKU). Sebanyak 22 santriwati dan 28 santriwan mengikuti kegiatan tersebut setelah melalui proses pemenuhan persyaratan yang telah ditentukan.
Kegiatan diawali dengan pelepasan peserta pada pagi hari. Al-Ustadz Eko Mubyarto selaku musyrif Bagian Pramuka memberikan pengarahan mengenai rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan. Setelah itu, para peserta berangkat menggunakan bus dari Pondok Pesantren Darul Mujahadah menuju Alfamart Jembayat. Setibanya di lokasi, mereka melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju Bumi Perkemahan Wana Wisata Kesehatan Jamu (WKJ).
Dalam perjalanan, peserta santriwan dibagi menjadi tiga sangga, yaitu Sangga Pendobrak yang dipimpin ananda Aditya Fawaz, Sangga Perintis I yang dipimpin ananda Faiz Yasa, dan Sangga Pencoba yang dipimpin ananda Irsyad Ibnu Muwaffik. Sementara itu, peserta santriwati juga dibagi menjadi tiga sangga, yakni Sangga Pelaksana yang dipimpin ananda Nafisah Dita, Sangga Perintis II yang dipimpin ananda Nurul Afsyah, dan Sangga Penegas yang dipimpin ananda Awfa Agyeda.
Sepanjang perjalanan, para peserta mendapatkan tugas untuk mencatat perjalanan serta mengumpulkan sampel minimal 10 jenis tanaman sebagai tiket masuk ke Bumi Perkemahan WKJ. Mereka melewati berbagai medan, mulai dari desa, persawahan, hingga hutan. Perjalanan yang memakan waktu sekitar tujuh jam tersebut menjadi pengalaman tersendiri dalam melatih ketahanan fisik, kedisiplinan, dan kerja sama antarpeserta.
Sekitar pukul 15.00 WIB, peserta tiba di lokasi dan mempresentasikan hasil pengamatan tanaman. Setelah itu, mereka mendirikan tenda yang masing-masing diisi oleh empat orang. Usai pendirian tenda, kegiatan dilanjutkan dengan upacara pembukaan. Dalam sambutannya, Kakak Pembina Fikri Mulki Baihaqi menyampaikan pesan agar para peserta senantiasa meningkatkan kedisiplinan dan menjaga tanggung jawab sebagai tingkatan tertinggi dalam jenjang Pramuka Penegak.
Pada malam harinya, peserta melaksanakan kegiatan memasak makan malam secara berkelompok, kemudian dilanjutkan dengan salat Magrib dan Isya. Beberapa santri, di antaranya ananda Faiz Yasa dan Hamka Subianto, mendapat kesempatan untuk menjadi imam sekaligus memimpin doa.
Pukul 20.00–21.00 WIB, kegiatan diisi dengan penyampaian materi dan cerita pengalaman oleh Kak Ahmad Muzaki mengenai masa kecil serta perjalanan kepramukaannya. Dalam kesempatan tersebut, ia menceritakan berbagai pengalaman hidup pada masa ketika teknologi belum berkembang seperti sekarang. Ia juga berbagi kisah tentang kebiasaan berkemah di alam terbuka dan belajar tali-temali.
Salah satu kisah yang disampaikan adalah pengalaman membantu seorang teman yang sedang membutuhkan pertolongan untuk menemani anaknya. Dengan penuh kepedulian, Kak A. Muzaki bersedia membantu. Ia kemudian membuat gendongan sederhana dari simpul tali-temali hingga anak tersebut dapat tertidur pulas. Kisah ini menjadi pelajaran tentang kepedulian, keterampilan, dan semangat saling membantu.
Dalam rangkaian kegiatan pelantikan, peserta juga mendapatkan pengukuhan Laksana yang dibina oleh Kak Putri Sri Rejeki, S.Pd., Ing. Pada kesempatan tersebut, ananda Amanda Jessica dan ananda Bagas Satria dinobatkan sebagai Laksana terbaik. Kegiatan kemudian ditandai dengan pelepasan tanda kecakapan sebagai simbol keberhasilan peserta dalam menyelesaikan tahapan menuju Pramuka Laksana.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para santri tidak hanya memperoleh pengalaman kepramukaan, tetapi juga mampu menumbuhkan jiwa kepemimpinan, kemandirian, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap sesama. Pelantikan Laksana menjadi momentum bagi para santri untuk terus mengamalkan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari.
Author : Tim Darul Mujahadah Media Center (Lubby Umirta 5 TMI)
Arsip Berita
Pengumuman
- 18 Feb 2026
- 16 Jun 2020
- 11 Mei 2023