- Beranda
- Berita
- Hari Kedua Pelantikan Laksana, Santri Kelas 5 TMI PPDM Belajar Kepemimpinan dan Sejarah TNI AL
Hari Kedua Pelantikan Laksana, Santri Kelas 5 TMI PPDM Belajar Kepemimpinan dan Sejarah TNI AL
- Pesantren
- 31 Okt 2026
- 153

Pondok Pesantren Darul Mujahadah – Memasuki hari kedua kegiatan Pelantikan Laksana, santri kelas 5 TMI Pondok Pesantren Darul Mujahadah melanjutkan rangkaian kegiatan di Bumi Perkemahan Wana Wisata Kesehatan Jamu (WKJ), Kamis (29/10/2026). Berbagai kegiatan dilaksanakan untuk menumbuhkan kedisiplinan, kemandirian, kebersamaan, serta wawasan kebangsaan para peserta.
Kegiatan diawali sejak pagi hari dengan salat Subuh berjamaah yang dipimpin oleh salah satu santri ananda Sandi Maulana. Setelah itu, para peserta melaksanakan ziarah ke makam para pejuang TNI Angkatan Laut (AL). Dalam kesempatan tersebut, mereka mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang demi bangsa dan negara. Kegiatan ziarah ini juga menjadi sarana menanamkan nilai patriotisme dan penghormatan terhadap perjuangan para pendahulu.
Usai ziarah, peserta mengikuti senam pagi bersama dengan empat lagu. Beberapa santri mendapat tugas untuk menyiapkan sarapan bagi seluruh peserta. Setelah senam, kegiatan dilanjutkan dengan jalan sehat. Selanjutnya, setiap sangga berkreasi membuat satu menu makanan yang nantinya akan ditukarkan dengan menu dari sangga lain. Kegiatan ini bertujuan melatih kreativitas, kerja sama, dan sikap saling berbagi antarpeserta.
Rangkaian kegiatan berikutnya diisi dengan penyampaian materi oleh Kak Ahmad Jazuli dari TNI AL mengenai asal-usul Bumi Perkemahan WKJ. Ia menjelaskan bahwa dahulu kawasan tersebut dikenal sebagai Wana Samudra, yaitu perpaduan antara hutan dan laut. Tempat tersebut juga pernah menjadi lokasi perkumpulan TNI AL Tegal.
Dalam pemaparannya, Kak A. Yazdi menjelaskan bahwa TNI AL memiliki tugas menyelidiki dan mengawasi setiap pergerakan di laut serta memeriksa berbagai dokumen kapal. Para peserta juga diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan seputar pengalaman dan tugas TNI AL, termasuk pengalaman menegangkan saat bertugas, penanganan penjualan manusia di laut, serta tahapan dan persyaratan untuk menjadi anggota TNI AL. Sesi tersebut berlangsung interaktif dan menambah wawasan para santri mengenai dunia kemaritiman dan pengabdian kepada negara.
Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan upacara penutupan yang dibina oleh Kakak Pembina Wajiman. Dalam amanatnya, ia mengingatkan para peserta untuk senantiasa bersyukur atas nikmat kesehatan dan kebersamaan. Ia juga berpesan agar para santri tetap menjaga kedisiplinan dalam setiap aktivitas.
"Alhamdulillah, kita masih diberi nikmat sehat sehingga masih bisa berkumpul bersama. Tetaplah kalian disiplin dalam aktivitas apa pun. Sekarang kalian sudah menjadi Laksana, jadi harus tetap semangat,"demikian pesan yang disampaikan dalam amanat tersebut.
Usai upacara penutupan, para peserta melaksanakan salat dhuhur, makan siang bersama, dan dilanjutkan dengan pembongkaran tenda. Suasana kebersamaan semakin terasa ketika seluruh peserta mengikuti yel-yel bersama yang dipimpin oleh Kak Fikri. Berbagai yel-yel yang diajarkan menambah semangat dan keceriaan para santri sebelum mengakhiri kegiatan.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, para peserta kembali menuju Pondok Pesantren Darul Mujahadah menggunakan bus. Mereka tiba di pondok sekitar pukul 14.00 WIB.
Melalui kegiatan Pelantikan Laksana ini, diharapkan para santri mampu mengimplementasikan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari. Tidak hanya menjadi pribadi yang mandiri dan disiplin, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan, semangat kebersamaan, kepedulian sosial, serta rasa cinta t
erhadap tanah air.