Semangat Tak Surut, Hari Terakhir PPIM Darul Mujahadah Dipenuhi Praktik dan Keceriaan

Semangat Tak Surut, Hari Terakhir PPIM Darul Mujahadah Dipenuhi Praktik dan Keceriaan

Semangat Tak Surut, Hari Terakhir PPIM Darul Mujahadah Dipenuhi Praktik dan Keceriaan

Darul Mujahadah, Ahad (1/2/2026) – Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Instruktur Muda (PPIM) di Pondok Pesantren Darul Mujahadah resmi memasuki hari terakhir dengan penuh semangat dan antusiasme dari para peserta. Sejak pagi hari, sebanyak 97 peserta tetap hadir lengkap tanpa pengurangan jumlah, menunjukkan komitmen tinggi mereka dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga akhir.

Suasana pagi dibuka dengan berbagai permainan edukatif atau yang kini lebih dikenal dengan istilah ice breaking. Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan keceriaan, tetapi juga membekali peserta dengan metode interaktif yang nantinya dapat mereka terapkan saat terjun langsung ke tengah masyarakat. Tawa dan semangat kebersamaan terlihat jelas menghiasi lapangan kegiatan.

Setelah sesi penyegaran tersebut, peserta menerima materi keterampilan kepramukaan berupa sandi Morse dan semaphore. Dalam sesi ini, panitia menyediakan sepasang tongkat semaphore untuk setiap peserta agar mereka dapat langsung mempraktikkan materi yang diberikan. Metode pembelajaran praktik langsung ini membuat suasana semakin hidup, karena para peserta dapat belajar sambil mencoba secara nyata teknik komunikasi isyarat tersebut.

Memasuki siang hari, kegiatan berlanjut dengan micro teaching, yaitu praktik mengajar singkat yang dilakukan oleh para peserta. Dalam sesi ini, para pelatih memberikan penilaian secara langsung terhadap cara penyampaian materi, penguasaan teknik, serta kepercayaan diri peserta saat mengajar. Tujuan dari kegiatan ini adalah mempersiapkan para calon instruktur agar mampu menyampaikan keterampilan dan materi kepramukaan dengan baik, benar, dan menarik.

Hari terakhir PPIM ini menjadi penutup yang berkesan, memadukan pembelajaran serius dengan aktivitas menyenangkan yang tetap sarat makna. Para peserta diharapkan dapat membawa bekal ilmu dan pengalaman ini untuk diterapkan di lingkungan masing-masing.

 

Ditulis oleh Ajeng Eka Latief