Khidmat dan Penuh Haru, Pembagian Ijazah Tutup Rangkaian PPIM Darul Mujahadah
- Pesantren
- 01 Feb 2026
- 351

Khidmat dan Penuh Haru, Pembagian Ijazah Tutup Rangkaian PPIM Darul Mujahadah
Darul Mujahadah, Ahad Malam – Suasana aula Pondok Pesantren Darul Mujahadah tampak berbeda pada Ahad malam. Cahaya api unggun, gelak tawa, serta wajah-wajah haru para peserta menyatu dalam momen penutupan Pendidikan dan Pelatihan Instruktur Muda (PPIM) yang berlangsung meriah sekaligus penuh makna.


Kegiatan malam penutup diawali dengan upacara api unggun yang diikuti seluruh peserta, dewan guru, serta para pelatih dari Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Tegal. Upacara berlangsung dengan khidmat di bawah binaan Kak Eko Mubyarto. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan pesan mendalam, “Ilmu yang tidak diamalkan bagaikan pohon yang tidak berbuah.” Kalimat tersebut menjadi pengingat bagi seluruh peserta bahwa ilmu kepramukaan harus terus hidup melalui tindakan nyata.
Setelah upacara, suasana berubah menjadi panggung kreativitas melalui pentas seni dari para peserta. Penampilan dibuka oleh Penegak Bantara dengan tarian Kecak yang enerjik dan memukau. Dilanjutkan oleh Bantara Putri yang membawakan puisi penuh penghayatan, membuat suasana menjadi hening dan menyentuh. Penampilan berikutnya dari Penegak Laksana Putra menghadirkan hiburan yang membangkitkan semangat, dan ditutup oleh Laksana Putri dengan penampilan bertema Pelajar Pancasila yang sarat makna kebangsaan. Sepanjang pentas seni, sorak dukungan dan tepuk tangan riuh terdengar, menciptakan suasana hangat dan penuh kebersamaan.
Menjelang penutupan, para pelatih memberikan apresiasi khusus kepada dua peserta tergiat, masing-masing satu putra dan satu putri. Penghargaan tersebut diberikan kepada Alfarobi dan Indah Permatasari atas keaktifan serta semangat mereka selama kegiatan PPIM berlangsung. Keduanya menerima hadiah sebagai motivasi agar terus aktif dan berkembang dalam kegiatan kepramukaan.


Upacara penutupan kemudian dilaksanakan dengan tertib dan penuh kekhidmatan.
Yang diisi oleh sambutan dari kak Suharto selalu PUSDIKLAT KWARCAB TEGAL beliau mengatakan “Selama mengadakan Diklat Pramuka, baru kali ini menemukan peserta Diklar disiplin dan tidak terlambat.”Membuat ia terkesan dengan kesemangatan santri darul mujahadah.

Dalam sambutan, Kak Muhammad Eko Hadi Kuncoro,S.Fil.I,M.Pd selaku pimpinan pondok pesantren darul mujahadah berpesan agar seluruh ilmu dan pengalaman yang didapat selama PPIM tidak berhenti sebagai kenangan semata, tetapi benar-benar diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Momen paling dinanti pun tiba: pembagian ijazah kelulusan PPIM kepada seluruh peserta. Satu per satu peserta maju dengan wajah bangga, menandai berakhirnya perjalanan pelatihan sekaligus awal pengabdian mereka sebagai calon instruktur muda.
Dengan berakhirnya pembagian ijazah, resmi sudah rangkaian kegiatan PPIM Pondok Pesantren Darul Mujahadah ditutup. Namun semangat, ilmu, dan kebersamaan yang terjalin diharapkan akan terus menyala, seperti api unggun yang malam itu menjadi saksi perjalanan mereka.
Ditulis oleh Adril Banyu