Kunci Sukses KH. Arifin Ilham dari KH.Asrori Muhtarom

Kunci Sukses KH. Arifin Ilham dari KH.Asrori Muhtarom

Penulis flashback kepada murid(Alm) KH. Asrori Muhtarom yaitu (Alm) KH. Arifin Ilham. Ulama masyhur dengan ciri khas ketika berdoa membuat para jama’ah merasakan kedekatan qolbu dengan sang Pencipta. (Alm) KH.Arifin Ilham merupakan santri Abah Asror ketika di Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta.

Jauh sebelum beliau dipanggil Allah SWT. Tepatnya pada bulan september 2018, Penulis menemani Abah Asror ke Jakarta. Salah satu tujuannya adalah menyambangi salah satu murid Abah yaitu (Alm) KH. Arifin Ilham. Selain silaturahmi ke Pondok Az-zikra pimpinan (Alm) KH. Arifin Ilham, maksud kedatangan Kami adalah ingin mengundang beliau untuk menjadi salah satu narasumber dalam rangkaian peringatan seperempat abad Pondok kami Pondok Pesantren Darul Mujahadah (PPDM) Prupuk Utara Margasari Tegal.

Rombongan dari Tegal tiba di Gunung Sindur hari sabtu pukul 22.45 WIB. Ustadzah Hariroh salah satu murid Abah Asror yang diberikan mandat oleh KH. Arifin Ilham sudah menyambut kedatangan kami.

Suasana di Pondok Pesantren Az-Zikra malam itu sangat ramai. Malam seperti siang. Hari itu adalah minggu pertama awal bulan. Dimana minggu pertama setiap bulan diadakan dzikir akbar bersama sang murobbi (Alm) KH. Arifin Ilham. Puluhan bus maupun kendaraan pribadi berjejer rapih di parkiran. Ribuan jamaah dari pelosok negri sudah ramai berdatangan.

Jam 02.00 WIB hari ahad, masjid Az-zikra sudah penuh dengan jamaah. Warna putih begitu indah mendominasi. Jamaah melaksanakan sholat tahajud kemudian dilanjutkan sholat subuh berjamaah.

Singkat cerita jam 07.00 WIB kita mengikuti dzikir akbar bersama sang murabbi di masjid Adz-Dzikra. Ribuan jamaah Nampak khusyuk mengikuti dzikir akbar. Sebelum dimulainya dzikir, (Alm) KH. Arifin Ilham minta doa kepada jamaah untuk kesembuhan Abah Asror. “Minta do’a untuk Ayah Arifin, KH. Asrori Muhtarom. Beliau saat ini sedang diberikan amanah dakwah sebagai pimpinan pondok Darul Mujahadah di Tegal. Semoga ayah sehat selalu.” “Amiin…” Jamaah ikut mengaminkan doa beliau.

Setelah selesai dzikir akbar, kita diajak Ustadzah Hariroh untuk makan bersama sang murabbi di kediaman beliau. Di dalam kediaman beliau sudah banyak tamu undangan yang sedang menikmati makanan sembari ngobrol santai.

“Ahlan Ayah…” (Alm) KH. Arifin Ilham menyambut kedatangan Abah Asror sembari memeluk dan mencium. Nampak keduanya melepas rindu antara guru dan murid.

“Ini Ayah Arifin. Beliau yang mendidik kami istiqomah sholat tahajud.”Ujar beliau kepada para tamu yang lain.

“Tapi beliau tidak mengajarkan poligami. ”Canda beliau dan sontak semua yang hadir disitu tertawa semua. (Alm) KH. Arifin Ilham memiliki kesan mendalam kepada Abah Asrori.

“Tahajud yaaah… harus istiqomah bangun malam. Itu amalan yang saya amalkan dari Ayah. Antum juga harus mengamalkannya. ”Pesan (Alm) KH. Arifin Ilham kepada kami ketika mencium tangan beliau sembari izin pulang.

Keberhasilan beliau dalam memimpin Adz-Dzikra salah satunya karena istiqomah melaksanakan sholat tahajud. Dimana beliau dapatkan dari guru kita semua yaitu Abah Asror. Kini KH. Arifin Ilham dan KH. Asrori Muhtarom sudah mendahului kita semua. Beliau berdua sudah berkumpul di surga-NYA. Semoga Allah mengampuni dosa-dosanya serta menerima semua amal baik beliau berdua. Kita yang masih diberikan kesempatan dan kenikmatan hidup hendaknya mengikuti amalan yang diberikan (Alm) Abah Asror untuk (Alm) KH. Arifin Ilham yaitu istiqomah melaksanakan sholat tahajud.(Penulis : Mohammad Eko Hadi Kuncoro, S.Fil.I. selaku Pimpinan Pondok Pesantren Darul Mujahadah)