GUDEP Darul Mujahadah: Pertama Kalinya PPIM Di Kabupaten Tegal

GUDEP Darul Mujahadah: Pertama Kalinya PPIM Di Kabupaten Tegal

Kabupaten Tegal kembali menjadi saksi lahirnya semangat kepemimpinan generasi muda melalui Pembukaan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Instruktur Muda Kwartir Cabang Tegal perdana, yang digelar di Pondok Pesantren Darul Mujahadah. Kegiatan bergengsi ini berlangsung selama tiga hari, mulai Juma't, 30 Januari hingga Ahad, 1 Februari 2026, dan menjadi momen bersejarah bagi para calon instruktur muda Pramuka.

Sebanyak 97 peserta dari golongan Penegak Bantara dan Laksana Pondok Pesantren Darul Mujahadah turut ambil bagian dengan penuh antusias. Mereka akan dibimbing langsung oleh 11 pelatih berpengalaman dari Kwartir Cabang Tegal, yang siap menanamkan keterampilan kepemimpinan, manajemen kegiatan, serta nilai-nilai kepramukaan yang kuat. 

Upacara pembukaan berlangsung khidmat di hall atas Pondok Pesantren Darul Mujahadah pada pukul 14.00 WIB. Acara ini dihadiri oleh para peserta, dewan asatidz dan asatidzah, serta jajaran Kwartir Cabang Tegal dan Kwartir Ranting Margasari, menambah suasana semakin semarak namun tetap penuh wibawa.

Kegiatan pembukaan dipandu oleh MC, Kak Putri Sri Rejeki, S.Pd.Ing, selaku Pembina Pangkalan Darul Mujahadah, yang dengan penuh semangat membuka rangkaian acara. Susunan kegiatan kemudian dibacakan untuk mengawali prosesi resmi pembukaan diklat oleh kak makmuri selaku ketua panitia acara Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Instruktur Muda. 

Sambutan hangat sekaligus motivasi disampaikan oleh Kak Mohammad Eko Hadi Kuncoro,S.Fil.I,M.Pd, selaku Pimpinan Pondok Pesantren Darul Mujahadah. Dalam sambutannya, beliau mengingatkan bahwa para peserta harus dapat mengambil pelajaran sebanyak-banyaknya dari kegiatan tersebut. Beliau berharap kegiatan ini mampu mencetak instruktur muda yang siap mengabdi bagi gerakan Pramuka dan masyarakat luas. 

Sebagai simbol dimulainya kegiatan secara resmi, dilakukan penyerahan bendera Diklat oleh Sekretaris Kwarcab Kak Suharjo,S.Pd, kepada Pimpinan Khusus, Kak Agus Karsono dan penyematan Diklat kepada perwakilan peserta  yang disambut tepuk tangan meriah dari seluruh peserta.

Kemudian dilanjut dengan pembacaan doa oleh kak Mabigus Ma Darul Mujahadah Kak Ismail Marzuki, S.S, Momen ini menjadi tanda bahwa perjalanan pembelajaran dan pengabdian para peserta resmi dimulai.

Dengan terselenggaranya Diklat Instruktur Muda ini, diharapkan lahir sosok-sosok pembina muda yang tangguh, disiplin, dan berjiwa kepemimpinan, selaras dengan nilai-nilai kepramukaan dan semangat pesantren. Kegiatan ini bukan sekadar pelatihan, tetapi juga langkah awal menuju pengabdian yang lebih luas bagi bangsa dan agama.

 

Ditulis oleh Ajeng Eka Latief