Final LP3B Darul Mujahadah: Ajang Santri Tampil Percaya Diri dengan Tiga Bahasa

Final LP3B Darul Mujahadah: Ajang Santri Tampil Percaya Diri dengan Tiga Bahasa

Final LP3B Darul Mujahadah: Ajang Santri Tampil Percaya Diri dengan Tiga Bahasa

Kamis malam, 14 Mei 2026 yang bertepatan dengan malam Jumat, Pondok Pesantren Darul Mujahadah Pupuk Utara, Margasari, Tegal menggelar acara Final LP3B (Lomba Pidato 3 Bahasa) yang berlangsung mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini menjadi salah satu ajang bergengsi bagi santriwan dan santriwati untuk menunjukkan kemampuan berbicara di depan umum menggunakan tiga bahasa, yaitu bahasa Arab, bahasa Inggris, dan bahasa Indonesia.

Acara LP3B diadakan sebagai sarana untuk melatih keberanian, kepercayaan diri, serta kemampuan public speaking para santri. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk pembiasaan penggunaan bahasa resmi pondok, yakni bahasa Arab dan bahasa Inggris, dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan pesantren.

Suasana acara berlangsung meriah dan penuh semangat. Adapun pembawa acara pada malam tersebut adalah Alina Farah, Nanda Aulia Islami, serta Tiada Dwi Sutrisno . Mereka sukses memandu jalannya acara dengan baik dan penuh antusias.

Susunan acara dimulai dengan pembukaan, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, pemanggilan finalis, kemudian acara inti yaitu perlombaan pidato tiga bahasa, hingga pengumuman para juara.

Dalam sambutannya, pihak panitia menyampaikan bahwa kegiatan LP3B bertujuan untuk melatih santriwan dan santriwati agar mampu berbicara di depan umum serta menjadi generasi masa depan yang berani dan berwawasan luas. Sementara itu, pimpinan Pondok Pesantren Darul Mujahadah, Al Ustadz Mohammad Eko Hadi Kuncoro, S.Fil.I,M.pd, menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan ini bukan semata-mata mencari pemenang.

“Tujuan acara ini sangat banyak, bukan hanya mencari siapa pemenangnya saja, tetapi juga untuk melatih kemampuan dan mental para santri,” tutur beliau dalam sambutannya.

Pembacaan tata tertib lomba dibawakan oleh Al Ustadz Ghofur. Dalam perlombaan tersebut terdapat enam dewan juri yang menilai kemampuan para peserta. Para finalis yang tampil sebelumnya telah melewati tahap seleksi ketat sehingga peserta yang maju di babak final merupakan santri terbaik dari masing-masing tingkatan.

Setelah seluruh peserta menampilkan pidato terbaik mereka, tibalah saat yang paling dinantikan, yaitu pengumuman juara yang dibacakan oleh Al Ustadz Nahrowi.

Melalui kegiatan LP3B ini, Pondok Pesantren Darul Mujahadah berharap para santriwan dan santriwati semakin terampil dalam berbahasa, berani tampil di depan umum, serta mampu menjadi generasi unggul yang siap menghadapi masa depan dengan ilmu dan kepercayaan diri.

Ditulis oleh Wihelmina Yudya Intan Utami kelas 2 TMI