Serunya Pembahasan AD/ART Bersama Kakak Pelatih, Peserta Makin Paham Organisasi Pramuka

Serunya Pembahasan AD/ART Bersama Kakak Pelatih, Peserta Makin Paham Organisasi Pramuka

Darul mujahadah — Jum'at malam 30 Januari 2026, Suasana kegiatan semakin semarak saat memasuki sesi malam hari yang diisi dengan materi penting mengenai AD/ART Pramuka. Materi ini disampaikan oleh Kak Sri Elmawati, yang mengajak peserta memahami dasar aturan dalam organisasi dengan cara yang santai namun penuh makna.

Dalam pemaparannya, Kak Sri menjelaskan bahwa AD/ART merupakan singkatan dari Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga. Anggaran Dasar adalah dokumen yang memuat ketentuan pokok mengenai organisasi, tujuan, serta struktur lembaga, sedangkan Anggaran Rumah Tangga berisi aturan yang lebih rinci tentang pelaksanaan Anggaran Dasar dalam kegiatan sehari-hari organisasi.

Peserta diajak menyadari bahwa AD/ART memiliki peran yang sangat penting karena menjadi pedoman utama dalam menjalankan dan mengatur organisasi agar tetap tertib, terarah, dan sesuai tujuan. Penyampaian yang interaktif membuat peserta antusias, terlebih ketika mereka diberikan dua tugas yang harus diselesaikan pada keesokan harinya sebagai bentuk pendalaman materi.

Tak berhenti di situ, sesi malam berlanjut dengan materi dari Kak Makmuri, S.Pd.SD. yang membahas tentang seni dalam memberikan instruksi dalam kepramukaan. Beliau menekankan bahwa membina bukan hanya soal memberi perintah.

“Membina bukan berarti sekadar memerintah, tapi mendidik,” ujarnya penuh penekanan.

Kak Makmuri juga memperkenalkan prinsip 3K dalam membina peserta didik, yaitu:

Keteladanan (Uswah)

Kasih sayang

Ketegasan (Iltizam)

Menurut beliau, keseimbangan ketiga hal tersebut akan membentuk pola pembinaan yang efektif dan menyentuh hati peserta didik.

Selain itu, peserta juga dibekali teknik memberikan instruksi yang dirangkum dalam konsep SMART, yaitu:

Spesifik

Memorable (mudah diingat)

Achievable (dapat dilaksanakan)

Relevant (sesuai kebutuhan)

Time Bound (memiliki batas waktu)

Materi yang disampaikan secara bergantian ini membuat malam terasa singkat namun penuh ilmu. Peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman tentang aturan organisasi, tetapi juga bekal keterampilan komunikasi dan kepemimpinan yang sangat dibutuhkan dalam dunia kepramukaan.

Dengan semangat belajar yang tinggi, kegiatan malam itu menjadi salah satu momen paling berkesan dalam rangkaian pelatihan.

Ditulis oleh Ajeng Eka Latief