Semarak Kemeriahan Apel Tahunan 2022

Semarak Kemeriahan Apel Tahunan 2022

Darul Mujahadah – Ahad (24/07) Apel Tahunan Pekan Perkenalan Khutbatul Arsy di Pondok Pesantren Darul Mujahadah berjalan begitu khidmat. Acara ini dilaksanakan di lapangan hijau dimulai pada pukul 07.00 WIB. Apel tahunan kali ini dihadiri oleh Pengurus Yayasan, Pimpinan Pondok, Dewan Guru TMI dan santri Darul Mujahadah.

Serangkaian acara apel tahunan sama dengan upacara pada umumnya. Dalam apel ini, amanat inspektur upacara dibawakan oleh Pimpinan Pondok Al-Ustadz Mohammad Eko Hadi Kuncoro, S.Fil.I.

Setelah dua tahun tidak diadakan, apel tahunan di Pondok Pesantren Darul Mujahadah pada tahun 2022 dibuka secara simbolis dengan membaca al-Basmalah disertai pelepasan burung merpati oleh Pengurus Yayasan, Pimpinan Pondok, Kepala Madrasah Aliyah dan Tsanawiyah. 

Kegiatan upacara berlangsung dengan khidmat. Setelah upacara, hadirin disuguhkan penampilan-penampilan santri. Penampilan santri Darul Mujahadah ini begitu dinanti. Pasalnya, semua penampilan yang ditampilkan merupakan hasil dari kreativitas santri yang tidak luput dari bimbingan Ustadz dan Ustadzah Darul Mujahadah.

Diawali dengan Grand Opening yang begitu meriah. Para santri tampil secara totalitas. Suasana menjadi hening nan syahdu ketika santriwati membaca puisi untuk Alm. KH. Asrori Muhtarom. Santri putra menyatukan puzzle yang membentuk foto Almarhum Abah Asror. Tetetsan air mata banyak bercucuran dari para hadirin. Apel tahunan kali ini adalah apel tahunan perdana tanpa kehadiran Abah Asror. Dilanjutkan dengan penampilalan selanjutnya yaitu tapak suci, angklung dan tarian daerah, karate, semapur dan penampilan penutup yaitu marching band Gema Nada Darul Mujahadah.

Apel tahunan ini ditutup dengan parade barisan. Diawali oleh Paskibra Darul Mujahadah. Diikuti barisan siswa tingkatan akhir calon alumni ke-25 “DIAMOND” Generation, barisan penampilan, dan ditutup dengan barisan konsulat santri. Konsulat di Darul Mujahadah terdiri dari konsulat Tegal, Brebes, Jakarta, dan Margasari.

Barisan konsulat akan diberikan beberapa penilaian oleh juri. Penilaian tersebut meliputi keseragaman dan kekompakan dalam baris-berbaris. Tujuannya untuk melatih kekompakan dan kedisiplinan santri. Sebagai bentuk apresiasi, barisan terbaik akan diberikan hadiah, guna memberikan penghargaan kepada santri yang memenangkan perlombaan bari-berbaris tersebut. (Nulfisari)