- Beranda
- Berita
- Seleksi Pidato Tiga Bahasa di Pondok Pesantren Darul Mujahadah: Menempa Lisan, Membangun Peradaban
Seleksi Pidato Tiga Bahasa di Pondok Pesantren Darul Mujahadah: Menempa Lisan, Membangun Peradaban
- Pesantren
- 23 Apr 2026
- 166

Darul Mujahadah, Kamis 23 April 2026 – Pondok Pesantren Darul Mujahadah kembali menggelar kegiatan SeleksiLomba Pidato Tiga Bahasa yang berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme dari para santriwan dan satriwati. Kegiatan ini menjadi salah satu ajang bergengsi di lingkungan pesantren, karena menampilkan kemampuan santri dalam berpidato menggunakan Bahasa Indonesia, Bahasa Arab, dan Bahasa Inggris secara baik dan penuh percaya diri. Dan pada kegiatan seleksi ini menjadi ajang penentuan siapa diantara peserta yang akan dipilih untuk tampi di Final Lomba Pidato tiga bahasa.
Seleksi pidato ini diikuti oleh santri putra dan putri dari jenjang MTs dan MA secara terpisah yang telah melewati tahap pembinaan dan latihan sebelumnya. Para peserta tampil satu per satu di hadapan dewan juri serta para santri lainnya dengan membawa tema-tema yang inspiratif, edukatif, dan membangun semangat keislaman serta kebangsaan.
Pimpinan kegiatan menyampaikan bahwa seleksi ini bukan sekadar perlombaan mencari juara, melainkan bagian dari proses pendidikan karakter dan pembentukan mental kepemimpinan. Melalui pidato, santri dilatih untuk berani berbicara di depan umum, menyusun gagasan secara sistematis, serta menyampaikan pesan dengan bahasa yang santun dan berwibawa.
Pidato adalah cerminan isi hati dan keluasan ilmu seseorang. Lisan yang terlatih akan menjadi jembatan bagi lahirnya pemikiran yang tercerahkan. Ketika santri mampu berbicara dalam tiga bahasa, sejatinya mereka sedang mempersiapkan diri menjadi generasi yang mampu berdialog dengan dunia tanpa kehilangan jati diri.
Bahasa Indonesia mengajarkan kecintaan kepada bangsa, Bahasa Arab mendekatkan santri kepada khazanah Islam dan Al-Qur’an, sedangkan Bahasa Inggris membuka cakrawala peradaban global. Ketiganya berpadu menjadi bekal penting bagi santri untuk menghadapi masa depan.
Suasana seleksi berlangsung meriah namun tetap penuh kedisiplinan. Tepuk tangan dan dukungan dari sesama santri menambah semangat para peserta yang tampil. Dewan juri memberikan penilaian dari aspek penguasaan materi, kefasihan bahasa, intonasi, ekspresi, dan adab ketika berbicara.
Melalui kegiatan ini, Pondok Pesantren Darul Mujahadah kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi yang alim dalam ilmu, matang dalam akhlak, dan unggul dalam komunikasi. Sebab sejatinya, kata-kata yang baik mampu menggerakkan hati, dan lisan yang terjaga mampu mengubah dunia.
Arsip Berita
Pengumuman
- 31 Jul 2022
- 20 Jan 2021
- 14 Des 2021