Rihlah Edukasi, Pondok Pesantren Darul Mujahadah Jalin Silaturahmi dengan Ponpes Baitussalam Prambanan ‎

Rihlah Edukasi, Pondok Pesantren Darul Mujahadah Jalin Silaturahmi dengan Ponpes Baitussalam Prambanan ‎

Yogyakarta, 19 Agustus 2026 — Pondok Pesantren Darul Mujahadah mengadakan kegiatan rihlah edukasi sekaligus silaturahmi ke Pondok Pesantren Baitussalam Prambanan, Yogyakarta, Rabu (19/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi salah satu agenda untuk mempererat hubungan antarpesantren sekaligus menambah wawasan para santri dan pengurus.

‎Rombongan Pondok Pesantren Darul Mujahadah tiba di Pondok Pesantren Baitussalam sekitar pukul 20.00 WIB. Setelah beristirahat dan mempersiapkan diri, kegiatan dilanjutkan pada pukul 21.00 WIB dengan acara silaturahmi bersama keluarga besar Pondok Pesantren Baitussalam.

‎Dalam kesempatan tersebut, rombongan Darul Mujahadah disambut oleh Pimpinan Pondok Pesantren Baitussalam Prambanan. Kegiatan juga dihadiri oleh pengurus OSDAM periode 2026–2027 serta sejumlah santri yang mengikuti rihlah edukasi.

‎Sambutan dari pihak Pondok Pesantren Darul Mujahadah disampaikan oleh Pimpinan Pondok, Al-Ustadz Mohammad Eko Hadi Kuncoro, S.Fil., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan ucapan terima kasih kepada keluarga besar Pondok Pesantren Baitussalam Prambanan yang telah menerima rombongan Darul Mujahadah dengan baik.

‎“Terima kasih sebesar-besarnya kepada keluarga besar Pondok Pesantren Baitussalam Prambanan yang telah menerima rombongan Darul Mujahadah untuk menjalin silaturahmi ke pondok pesantren ini"demikian inti sambutan yang disampaikan.

‎Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian tausiah oleh salah satu pimpinan Pondok Pesantren Baitussalam Prambanan, KH. Abdul Hakim. Beliau menjelaskan tentang filosofi mujahadah yang terdapat dalam Surah Al-Ankabut, khususnya mengenai pentingnya kesungguhan dalam menjalani proses perjuangan dan menuntut ilmu.

‎Dalam tausiah tersebut juga disampaikan sejarah singkat Pondok Pesantren Baitussalam yang pada awal berdirinya hanya memiliki tiga orang santri dan sempat berhenti. Seiring berjalannya waktu, pondok pesantren tersebut terus berkembang hingga memiliki beberapa cabang, salah satunya yang berada di Yogyakarta.

‎Setelah tausiah, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Para pengurus OSDAM dan peserta rihlah diberikan kesempatan untuk berdiskusi serta menggali pengalaman dari pihak Pondok Pesantren Baitussalam. Sesi tersebut berlangsung dengan penuh antusias dan memberikan wawasan baru bagi para peserta.

‎Kegiatan silaturahmi ditutup dengan doa bersama. Setelah acara selesai, rombongan Pondok Pesantren Darul Mujahadah kembali menuju penginapan masing-masing untuk melanjutkan rangkaian kegiatan rihlah edukasi.

‎Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin hubungan silaturahmi yang semakin erat antara Pondok Pesantren Darul Mujahadah dan Pondok Pesantren Baitussalam Prambanan. Selain itu, pengalaman dan wawasan yang diperoleh selama kunjungan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para santri dan pengurus dalam mengembangkan kehidupan pesantren yang lebih baik.

 

Author : Tim Darul Mujahadah Media Center (Faiz Yasa 4 TMI)