Penjemputan Santri Dibatasi di Pos Jaga

Penjemputan Santri Dibatasi di Pos Jaga

PRUPUK - Darul Mujahadah (29/3) memulangkan seluruh santrinya terkait dengan upaya pencegahan penyebaran coronavirus atau Covid-19. Dimulai pada hari Jum'at, 27 Maret 2020 santri yang berasal dari Jabodetabek, Luar Jawa dan Luar daerah Tegal, Brebes dan Pemalang sudah diperbolehkan untuk dijemput oleh orang tuanya. Kemudian hari Sabtu dan Ahad secara bertahap dikhususkan untuk santri putra dan putri yang berasal dari daerah sekitar Tegal, Brebes dan Pemalang.

Prosedur perpulangan kali ini pun berbeda dengan kegiatan perpulangan sebagaimana biasanya. Untuk menghindari banyak kerumunan orang tua/wali santri, pihak pesantren membatasi jumlah penjemput. Khusus untuk kendaraan roda empat hanya diperbolehkan dua orang penjemput dan kendaraan roda dua hanya diperbolehkan satu orang penjemput. Orang tua/wali santri yang menjemput pun hanya diperbolehkan menunggu di sekitar posa jaga dan area masjid sampai anak-anaknya datang setelah dipanggil.

img-1585527955.jpg

Perpulangan dilakukan secara bertahap untuk mengantisipasi mebludaknya orang tua/wali santri saat menjemput anak-anaknya. Karena kendaraan yang digunakan oleh orang tua bervariasi. Ada yang menggunakan kendaraan roda dua dan tidak sedikit yang menggunakan kendaraan roda empat. Sehingga perlu pengaturan tempat parkir agar tidak terjadi kemacetan di jalan. 

Kendaraan penjemput untuk perpulangan kali ini tidak diperbolehkan memasuki area pesantren. Hanya penjemput yang diperbolehkan memasuki area pos jaga untuk mengisi daftar penjemput dan anak-anak akan dipanggilkan menggunakan pengeras suara dan oleh petugas di asrama putra ataupun putri yang telah difasilitasi Handy Talky (HT) untuk kemudahan koordinasi.

Dengan mengucap syukur Alhamdulillah penjemputan santri oleh walinya berjalan dengan tertib dan lancar. Meskipun di hari kedua sedikit kerepotan karena wali santri sudah datang pagi-pagi sebelum waktu yang sudah ditentukan. Dengan kembalinya seluruh santri ke rumah orang tua masing-masing, berharap anak-anak santri tetap dalam pantauan dan perhatian orang tua selama belajar dari rumah. Insya Allah dalam masa belajar dari rumah sudah disiapkan tugas untuk para santri agar tetap ada aktifitas belajar di rumah. Adapun prosedur pelaporan hasil belajar dan lain-lainnya akan disampaikan melalui website resmi www. darulmujahadah.com. Jadi untuk para orang tua/santri agar tetap memantau perkembangan informasi yang diberikan oleh pihak pesantren. (Nz)