Pelantikan dan Serah Terima Amanat OSDAM Periode 2025–2026 kepada Pengurus OSDAM Periode 2026–2027

Pelantikan dan Serah Terima Amanat OSDAM Periode 2025–2026 kepada Pengurus OSDAM Periode 2026–2027

Prupuk Utara, 5 Agustus 2026 – Pondok Pesantren Darul Mujahadah menggelar acara Pelantikan dan Serah Terima Amanat Organisasi Santri Darul Mujahadah (OSDAM) dari pengurus periode 2025–2026 kepada pengurus periode 2026–2027. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (5/8) pukul 07.30 WIB di Aula Pondok Pesantren Darul Mujahadah ini diikuti oleh seluruh santri, ustad dan ustadzah, serta jajaran pimpinan pondok sebagai bentuk estafet kepemimpinan organisasi santri. Kegiatan pelantikan OSDAM merupakan agenda tahunan yang rutin dilaksanakan di Pondok Pesantren Darul Mujahadah. 

‎Acara dipandu oleh Ananda Nurliya Rizqi Ramadini kelas 3 TMI dan ananda Abelva Floriene Amadita kelas 2 TMI sebagai pembawa acara. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh ananda Jamaudin Ishaq dari kelas 3 TMI, dilanjutkan menyanyikan Hymne Pondok dan Mars Darul Mujahadah. Selanjutnya Al-Ustadz Abdul Hofur, S.Pd.I membacakan susunan kepengurusan OSDAM yang baru sebelum prosesi pelantikan dan serah terima amanat dilaksanakan.

‎Prosesi inti meliputi penyerahan amanah dari pengurus lama kepada pengurus baru, penandatanganan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ), serta pembacaan janji pengurus yang dipimpin langsung oleh Pimpinan Pondok Pesantren Darul Mujahadah, Al-Ustadz Mohammad Eko Hadi Kuncoro, S.Fil.I., M.Pd. 

‎Dalam kesempatan tersebut beliau memberikan pesan dalam sambutannya, bahwa seorang pemimpin harus siap memimpin sekaligus siap dipimpin, karena kepemimpinan adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan pondok. Seperti semboyan dari salah satu pendiri Pondok Pesantren Modern Gontor, KH. Imam Zarkasyi : ‎"Siap memimpin dan siap dipimpin".

‎"Setiap kita, kita semuanya adalah seorang pemimpin, dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggung jawaban. Pemimpin dalam hal ini adalah pemimpin dalam kapasitasnya masing-masing, pemimpin dalam tanggung jawabnya masing-masing."Ujar beliau yang kerap di sapa Biya Hadi.

‎Al-Ustad Mohammad Eko Hadi Kuncoro, S.Fil.I., M.Pd. juga menegaskan pendidikan yang saat ini kita lakukan, melakukan kegiatan di luar kelas juga termasuk kedalam pendidikan. 

‎Beliau juga memberikan pesan kepada pengurus OSDAM 2026-2027 bahwa OSDAM bukan hanya sebuah organisasi seperti OSIS pada umumnya, tetapi tugas OSDAM ialah mengurusi santri dari sejak bangun tidur sampai tidur kembali.

‎"OSDAM merupakan tangan kanan, untuk membantu pimpinan pondok, untuk menjalankan pengajaran, menjalankan pendidikan, menumbuhkan kesadaran disiplin, kesadaran beribadah santri Darul Mujahadah".ujar beliau menambahkan.

‎Selanjutnya, mantan Ketua OSDAM, ananda Nasya Aprilia Ma'arif 6 TMI dalam sambutannya menyampaikan bahwa pergantian pengurus bukan sekadar pergantian jabatan, melainkan proses menjaga amanah yang telah dipercayakan.

‎Sementara itu, Ketua OSDAM periode 2026–2027, ananda Bagas Satia Aji 5 TMI mengajak seluruh pengurus baru untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan semangat melayani, bukan untuk dilayani.

‎Acara ditutup dengan penyerahan kenang-kenangan, pemberian penghargaan kepada santri teladan, serta doa penutup. Melalui pelantikan dan serah terima amanat ini diharapkan kepengurusan OSDAM periode 2026–2027 mampu mengemban amanah dengan penuh integritas, memperkuat kedisiplinan, serta menjadi mitra pimpinan pondok dalam menjalankan berbagai program demi kemajuan Pondok Pesantren Darul Mujahadah.

‎Author : Darul Mujahadah Media Center ( Wilhelmina Yudya Intan Utami 3 TMI)