Pelaksanaan Amaliyah Tadris oleh Angkatan 627 Improvement Generation di Pesantren Darul Mujahadah

Pelaksanaan Amaliyah Tadris oleh Angkatan 627 Improvement Generation di Pesantren Darul Mujahadah

 

Senin, 20 Januari 2025, menjadi hari perdana pelaksanaan Amaliyah Tadris (AT) di Pondok Pesantren Darul Mujahadah. Kegiatan ini diawali dengan sesi mengajar oleh Honi Hadi Rosidiq, yang membawakan pelajaran Bahasa Inggris dengan topik cerita rakyat Malin Kundang. Bertempat di aula pesantren, AT perdana ini berlangsung dari pukul 07.40 hingga 08.20 WIB.

Honi Hadi Rosidiq menjadi contoh yang baik bagi teman-temannya dengan menunjukkan cara mengajar yang menarik dan efektif. Selama AT perdana, Honi berperan dalam memberikan gambaran bagaimana cara mengajar yang baik dan menyenangkan, agar teman-temannya bisa meniru teknik-teknik tersebut dalam sesi mengajar selanjutnya.

Amaliyah Tadris ini berlangsung selama empat hari, dari Senin, 20 Januari 2025, hingga Kamis, 23 Januari 2025. Para santri kelas 3C sudah bersiap sejak jam pertama pelajaran untuk menyambut kegiatan ini. Mereka tampak antusias mengikuti jalannya pembelajaran, yang dinilai langsung oleh para ustadz dan ustadzah, di antaranya:

  • Ustadz Moh. Eko Hadi Kuncoro, S.Fil.I., M.Pd.
  • Ustadz Imam Bukhori, S.H.I.
  • Ustadz Ismail Marzuki, S.S.
  • Ustadz Imam Nawawi
  • Ustadz Khoirudin, S.Pd.I
  • Ustadz Ahmad Tefuri S.Pd.I
  • Ustadzah Warisatul Jannah, S.S., M.Pd.
  • Ustadzah Sri Murniati, S.Pd.
  • Ustadzah Siti Lu’lu, S.Pd.

Selain dinilai oleh para ustadz dan ustadzah, seluruh siswa kelas 6 TMI juga turut berperan sebagai penilai. Hal ini memberikan pengalaman berharga bagi peserta AT untuk menerima masukan tidak hanya dari pengajar, tetapi juga dari calon pendidik lainnya.

Setelah pelaksanaan AT perdana, masing-masing santri akhir TMI akan melaksanakan AT secara bergilir sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Setiap peserta AT akan mengajar dengan bimbingan musyrif dan kelompok masing-masing, sehingga mereka mendapatkan pendampingan dalam mengembangkan keterampilan mengajar.

Kegiatan ini bertujuan untuk melatih calon pendidik dalam mengasah keterampilan mengajar serta memberikan pengalaman langsung dalam menghadapi santri di dalam kelas. Dengan dimulainya AT perdana ini, diharapkan para peserta semakin siap dan percaya diri dalam menyampaikan materi kepada santri.