- Beranda
- Berita
- Musyawarah Guru Mata Pelajaran Lokal: Menguatkan Pondasi Bahasa Arab dalam Pembelajaran Mapel Lokal
Musyawarah Guru Mata Pelajaran Lokal: Menguatkan Pondasi Bahasa Arab dalam Pembelajaran Mapel Lokal
- Pesantren
- 14 Jul 2026
- 192

Senin 13 Juli 2026, Pondok Pesantren Darul Mujahadah menyelenggarakan Musyawarah Guru Mata Pelajaran untuk mata pelajaran lokal/kepondokan. Kegiatan ini di mulai dari pukul 09.00- selesai. Dihadiri oleh ustadz/ustadzah pengampu mata pelajaran lokal atau pondok.
Acara tersebut di isi oleh Al-Ustad M.Nahrawi, S.Ag. dalam penyampaiannya beliau menjelaskan beberapa point penting yang harus dimiliki oleh ustadz dan ustadzah pengampu mapel lokal.
Beliau menyampaikan bahwa ada beberapa sifat-sifat lazim yang harus dimiliki guru, diantaranya adalah:
1.) Setiap guru harus memiliki akhlak mulia yang lebih utama
2. Memiliki niat yang ikhlas dalam menyampaikan ilmu kepada santri
3. Berbadan sehat, baik jasmani dan rohani
4. Lepas dari akhlak-akhlak yang tidak terpuji
5. mengetahui tentang pedoman pendidikan
6. mengetahui dan memahami tentang ilmu jiwa
7. Pandai memilih materi pembelajaran
8. Materi yang diajarkan harus disesuaikan dengan kemampuan siswa
9. Bersungguh-sungguh dalam menyampaikan pembelajaran
10. Menebar senyum, berpakaian rapi bersikap lembut dalam menyampaikan pembelajaran
11. Membuat siswa agar tertarik dengan apa yang kita sampaikan dalam pembelajaran
12. Adil dalam memberikan sikap dan memberikan sanksi yang mendidik
13. Harus bisa memperhatikan anak-anak dalam pengawasan, jika anak mengantuk harus ditegur
14. Ketika menyampaikan pembejaran harus dengan suara yang jelas dan penuh kasih sayang
15. Harus bersih jasmani dan rohani
Al- Ustadz Nahrawi, S.Ag. juga menyampaikan tentang CP(Capaian Pembelajaran) dan TP(Tujuan Pembelajaran) yang disesuaikan dengan mapel lokal yang diajarkan oleh ustadz dan ustadzah. Berikut mapel pondok yang diajarkan diantaranya adalah: Nahwu, Shorof, Balagjoh, Fiqih, Ushul Fiqh, Tafsir, Ibadah Amaliyah, Muthola'ah dan lain sebagainya.
Beliau juga menambahkan beberapa faktor penghambat pembelajaran pada mapel lokal, diantaranya:
1.) Tata bunyi bahasa adalah dimana kemampuan anak dalam memahami pelafalan huruf
2.) Minimnya kosakata yang dimiliki santri
3.) Kurangnya motivasi belajar pada santri
4.) Kurangnya penguatan bahasa di kelas awal sebagai pondasi utama dalam penguatan bahasa
Diharapkan dengan adanya musyawarah ini dapat membuat ustadz dan ustadzah supaya aktif, kreatif, komunikatif dalam proses KBM dan menjadikan anak-anak memiliki Akhlakul Kharimah, serta dapat meningkatkan prestasi akademik di dalam pembelajaran mapel pondok.
Author : Tim Darul Mujahadah Media Center
Arsip Berita
Pengumuman
- 28 Jul 2021
- 10 Mar 2021
- 20 Jan 2021