Menjaga Adab Sebelum Perpulangan: Etiket Santri Darul Mujahadah Jadi Teladan.

Menjaga Adab Sebelum Perpulangan: Etiket Santri Darul Mujahadah Jadi Teladan.

Pada Rabu, 18 Desember 2024, aula Darul Mujahadah dipenuhi oleh semangat para santriwan dan santriwati yang menghadiri acara bertema "Menjaga Adab Sebelum Perpulangan". Acara ini menghadirkan pembicara inspiratif, Al-Ustadz Moh Eko Hadi Kuncoro, S.Fill.i., M.Pd., yang mengangkat tema "Pemuda Limited Edition".

Dalam penyampaiannya, Al-Ustadz Eko menyoroti fenomena memprihatinkan di kalangan pemuda saat ini. Bahkan anak-anak usia sekolah dasar seringkali telah mengenal hal-hal yang belum sepantasnya mereka ketahui. Beliau menekankan bahwa kenakalan remaja di bawah umur semakin marak, mencerminkan kebutuhan mendesak akan bimbingan moral dan akhlak yang kuat.

Untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas, Al-Ustadz Eko menggunakan proyektor, menampilkan contoh-contoh nyata dari peristiwa yang terjadi di masyarakat. Penyampaian yang serius namun santai ini diselingi musik hiburan, membuat suasana tetap segar dan menghindarkan para santri dari rasa kantuk.

Salah satu pesan mendalam yang disampaikan adalah, "Kita tidak bisa memilih terlahir sebagai siapa, tetapi kita bisa menentukan bagaimana kita mati sebagai siapa." Pernyataan ini menggugah santri untuk merenungkan arah hidup mereka.

Acara semakin menarik ketika Al-Ustadz Eko menawarkan sejumlah uang kepada para santri. Banyak yang menginginkan uang tersebut, Melalui aksi sederhana ini, Al-Ustadz Eko memberikan pelajaran berharga: banyak orang bermimpi, tetapi hanya sedikit yang berani berjuang untuk mewujudkan mimpi tersebut.

Tanpa terasa, waktu menunjukkan pukul 22.45, menandai akhir acara yang penuh inspirasi dan makna. Para santri pulang membawa ilmu dan motivasi baru untuk terus menjaga adab dan berusaha menjadi generasi pemuda yang unggul.