Meningkatkan Kompetensi Mengajar melalui Seminar "Public Speaking for Teacher"

Meningkatkan Kompetensi Mengajar melalui Seminar

Darul Mujahadah, Senin 6/07/2026 asatidz dan ustadzah Pondok Pesantren Darul Mujahadah mengikuti seminar bertajuk "Public Speaking for Teacher" yang diselenggarakan di Mini Hall Pondok Pesantren Darul Mujahadah. Seminar ini menghadirkan KH. Aqib Malik, Pengasuh Pondok Pesantren ALBAB Babakan sekaligus Ketua LDNU PCNU Kabupaten Tegal, sebagai narasumber. Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga 12.00 WIB.

Acara diawali dengan sambutan oleh Al-Ustadz Moh. Eko Hadi Kuncoro, S.Fil.I., M.Pd. sebagai Pimpinan Pondok Pesantren Darul Mujahadah. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa keberhasilan seorang guru sangat dipengaruhi oleh cara guru membimbing dan membentuk peserta didiknya.

Dilanjutkan dengan acara inti yang di isi oleh narasumber, KH. Aqib Malik menjelaskan bahwa setiap orang dapat ngomong, tetapi tidak semua orang mampu berbicara. Menurut beliau, ngomong cenderung bersifat nonformal, tidak terikat aturan penampilan, tidak selalu memiliki tujuan yang jelas, serta tidak dibatasi oleh waktu. Sementara itu, berbicara merupakan aktivitas yang lebih formal, memperhatikan penampilan, memiliki isi atau bobot yang jelas, serta disampaikan dalam durasi yang telah ditentukan.

Beliau juga mengungkapkan hasil sebuah penelitian di Amerika yang menunjukkan bahwa ketakutan terbesar masyarakat adalah public speaking atau berbicara di depan umum. Ketakutan tersebut bahkan berada di atas rasa takut terhadap ketinggian maupun hewan berbisa. Oleh karena itu, beliau membagikan beberapa kiat untuk menjadi seorang great speaker, di antaranya memastikan pesan tersampaikan dengan baik kepada audiens, menyampaikan materi secara menarik dan menghibur, serta mampu memengaruhi dan menginspirasi lawan bicara melalui komunikasi yang efektif.

Menjelang penutupan acara, Al-Ustadz Moh. Eko Hadi Kuncoro, S.Fil.I., M.Pd. kembali menyampaikan pesan bahwa seorang guru memiliki empat tugas utama yang dikenal dengan 4M, yaitu:

1.) Menata hati, dalam konteks yang lebih luas adalah meluruskan niat kita

2.) Mengajar, bukan hanya memberikan materi pembelajaran saja

3. ) Menjadi teladan

4.) Mendoakan anak didiknya. Bukan hanya mengajar dan memberikan pembelajaran, tetapi guru juga harus mendoakan anak didiknya. ini adalah point utama yang harus dimiliki oleh guru.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa tugas seorang pendidik tidak hanya menyampaikan ilmu, tetapi juga membentuk karakter dan akhlak peserta didik. Diharapkan setelah adanya seminar ini, segenap asatidz dan ustadzah Pondok Pesantren Darul Mujahadah dapat meningkatkan kemampuan public speaking sehingga mampu menyampaikan materi pembelajaran dengan lebih efektif, komunikatif, dan menginspirasi para santri dalam proses belajar mengajar.

 

Author: Tim Darul Mujahadah Media Center (Shabrina Azzahra)