- Beranda
- Berita
- Ketegangan dan Perjuangan dalam Ujian Kenaikan Tingkat Persaudaraan Setia Hati Terate di Pondok Pesantren Darul Mujahadah
Ketegangan dan Perjuangan dalam Ujian Kenaikan Tingkat Persaudaraan Setia Hati Terate di Pondok Pesantren Darul Mujahadah
- Santri
- 24 Feb 2025
- 732

Pada Senin, 24 Februari 2025, Pondok Pesantren Darul Mujahadah menggelar Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT). Acara ini menjadi momen yang penuh ketegangan dan tantangan bagi para santriwati yang mengikuti ujian. Sebanyak 28 santriwati berjuang untuk naik tingkat dari sabuk jambon ke sabuk hijau, sementara 4 santriwati lainnya menghadapi ujian kenaikan dari sabuk hijau ke sabuk jambon.

Sejak awal ujian, suasana tegang sudah terasa. Seluruh peserta dituntut untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam berbagai aspek pencak silat. Para penguji dengan teliti menilai setiap gerakan, mulai dari jurus, senam, hingga tanding. Ujian ini tidak hanya menguji kemampuan fisik tetapi juga mental para peserta.
Beberapa santriwati tampak hampir menitikkan air mata karena tekanan yang tinggi dari para penguji. Ketelitian dan ketegasan dalam penilaian membuat mereka harus berjuang keras agar bisa melewati setiap tahap ujian. Tidak hanya itu, ketahanan fisik juga sangat diuji karena setiap gerakan harus dilakukan dengan sempurna dan penuh tenaga.
Meskipun ujian terasa sangat berat, semua lelah dan perjuangan akhirnya terbayarkan ketika para penguji mengumumkan hasil ujian. Momen haru dan bahagia terasa ketika santriwati yang lulus dipakaikan sabuk baru sebagai tanda keberhasilan mereka. Salah satu peserta ujian mengungkapkan rasa bangganya meskipun tubuh terasa sakit setelah melewati berbagai tahap ujian.
“Badan kami sakit semua setelah ujian, tapi itu semua terbayarkan saat kami mendapatkan sabuk baru. Ini menjadi pengalaman berharga bagi kami, bahwa setiap sesuatu yang kita inginkan membutuhkan proses dan usaha untuk meraihnya,” ujar Raya salah satu santriwati yang baru saja naik tingkat ke sabuk hijau.
Setelah ujian ini, para santriwati yang telah naik tingkat berharap dapat terus melanjutkan perjalanan mereka dalam dunia pencak silat. Mereka bertekad untuk terus berlatih hingga mencapai tingkatan tertinggi, yaitu sabuk hitam (khafan).
Acara UKT ini bukan sekadar ajang kenaikan tingkat, tetapi juga menjadi pembelajaran berharga tentang disiplin, ketahanan, dan kerja keras. Dengan semangat yang kuat, para santriwati optimis bahwa mereka dapat terus berkembang dalam pencak silat dan menjaga nilai-nilai yang telah diajarkan dalam Persaudaraan Setia Hati Terate.
By: Zakia Lailul Falah
Arsip Berita
Pengumuman
- 01 Mar 2022
- 08 Mei 2023
- 14 Des 2021