Asiknya Pramuka Perkemahan Rabu dan Kamis Darul Mujahadah 2024
- Pesantren
- 14 Agu 2024
- 953

Rabu, 14 Agustus 2024 Darul Mujahadah mengadakan Perkemahan Rabu dan Kamis (PERBUKA).
Pukul 07.45 WIB para santri berkumpul di lapangan utama untuk mengikuti upacara pembukaan.
Salah satu rangkaian upacara yakni amanat yang dituturkan oleh Al-Ustadz Imam Bukhori S.H.I , beliau mengatakan bahwa "Pramuka merupakan ekstrakurikuler yang wajib diadakan di semua tingkatan sekolah. Jika diperhatikan nilai-nilai dalam Pramuka mengandung poin kesederhanaan, keikhlasan, berdikari, dan persatuan. Rasa persatuan dalam Pramuka itu sangat luar biasa, dalam Pramuka tidak mengenal atasan dan bawahan namun kakak dan adik yang saling menyayangi dan menghargai." Ucap beliau.
Perkemahan ini dibuka secara resmi dengan pembelahan buah kelapa sebagai simbolis. Usai upacara calon penegak Bantara mendirikan tenda sementara penegak Bantara dan laksana beserta adik-adik penggalang membersihkan kelas sebagai tempat tinggal sementara.
Pukul 09.00 WIB digelar acara outbond yaitu terdiri dari beberapa permainan diantaranya balon goyang, tiup sayang, kardus imut, dan ulet keket. Diadakannya permainan ini bertujuan untuk melatih motorik pada anak.


.jpg)
Pramuka tak kenal rasa lelah, matahari terik berada tepat diatas kepala itu artinya waktu menunjukkan pukul 13.00 WIB. Adik-adik penggalang tetap semangat mengikuti suatu permainan mengasah kemampuan otak yakni Scouting Skill. Sementara penegak calon Bantara mengikuti lomba memasak.
Seiring berjalannya waktu hari mulai beranjak malam, seusai solat isya berjamaah di masjid Abu Bakar, seluruh peserta Pramuka dan Kaka-kaka pembina berkumpul di lapangan utama untuk menyaksikan acara yang di nanti-nantikan yaitu Api unggun.
Upacara api unggun berjalan dengan khidmat, Api membakar kayu, menerangi kegelapan malam, hangatnya api mampu menghilangkan rasa dingin yang menusuk tulang. Dibacakannya nilai-nilai Dasa Dharma membuat malam ini begitu syahdu.
Al-Ustadz M. Eko Hadi Kuncoro S.Fill.I dalam amanatnya beliau menyampaikan bahwa
"Terdapat suatu filosofi tentang api bahwa api memiliki 2 sifat yakni sifat baik dan sifat buruk. Sifat baik api yaitu menerangi kegelapan dan menghangatkan badan, sifat itulah yang dapat kita contoh. Api juga merukan simbol keberanian begitu juga dengan santri. Para santri harus mempunyai karakter tersebut. Sementara sifat buruk api yakni merusak kayu, kita tidak boleh menirunya." Ungkap beliau.
Rasulullah SAW bersabda "jauhilah hasad, karena hasad dapat melahap amal kebaikan, seperti api yang melahap sekelilingnya."
Api unggun ini dimeriahkan oleh beberapa penampilan dari putra maupun putri.
Keesokan harinya setelah solat subuh semua peserta perkemahan mengikuti senam yang dipandu oleh Kaka laksana lalu menjelang pukul 08.00 WIB peserta perkemahan bersiap untuk mengikuti jelajah siang dengan rute yang telah disiapkan.
Acara Perkemahan Rabu dan Kamis (PERBUKA) ini ditutup dengan upacara penutupan dengan pelepasan pisau dari kelapa sebagai simbolis oleh Al-Ustadz Ismail Marzuki S.S.
Arsip Berita
Pengumuman
- 01 Mar 2022
- 18 Feb 2026
- 20 Jan 2021