Dua Kenikmatan yang Tak Dapat Bertemu

Dua Kenikmatan yang Tak Dapat Bertemu

Darul Mujahadah - Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu. Dua kenikmatan yang tidak dapat bertemu yaitu nikmat ibadah dan nikmat maksiyat. Hamba Allah yang istigroq tenggelam dalam nikmat ibadah pasti tidak akan mau maksiat.  Karena hamba itu sudah merasakan nikmat hakiki, nikmat yang dicari-cari semua mahluk di dunia ini yang tidak semua mendapatkannya kecuali hamba Allah yang mujahadah serius sungguh-sungguh mendekatkan diri kepada-Nya. "Dan mereka yang sungguh sungguh mencari keridhaan Kami, Kami akan tunjukkan kepada mereka jalan-jalan hidayah Kami, dan Allah mencintai mereka yang senang sekali berbuat baik" (QS Al Ankabut 69). 

Sebaliknya mereka yang senang berzina, mabuk, makan yang haram, penipu, suka dusta, penyebar gosip, tukang fitnah, semua para penikmat maksiyat itu pasti tidak akan nikmat ibadah. Kalaupun shalat berat, puasa terpaksa, zikir hanya sedikit, haji pun hanya gelar.  "Dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan rasa malas. Mereka bermaksud riya di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali" (QS An Nisa 142).  Jadi, sahabat shalehku jangan gadaikan kenikmatan rohani dengan kesenangan jasmani yang akan jadi bangkai ini, jangan gadaikan kebahagiaan selama lamanya di akhirat hanya karena dunia sesaat yang menipu ini, Insya Allah kita bisa sahabatku....aamiin, aamiin, aamiin.  Dan jangan lupa sebelum rehat malam ini berwudhu, berdoa, berzikir, tentunya setelah periksa keadaan rumah, peluk cium istri anak anak, dan sampaikan pada mereka bahwa engkau sangat menyayangi mereka karena Allah, dan berazam niat kuat untuk shalat malam.

Hikmah Oleh: KH Muhammad Arifin Ilham

Sumber: Hikmah Republika


Bagikan Post


Komentar

    Belum Ada Komentar


Tambahkan Komentar

Profil
Kategori
Event Terdekat

Testimonial

Pengalaman mengenyam pendidikan di Ponpes DM tdk akan pernah saya lupakan seumur hidup. Pendidikan ...

- Ceria Falah -

Bagus sekali, gurunya baik-baik, pengajarnya berkompeten. Terima kasih MA Darul Mujahadah....

- Sunarto -

Bersyukur telah mengenal Darul Mujahadah. Semoga bisa turut mengabdi untuk kemajuan Islam dan Indone...

- Nabhan Zein -

Facebook

Twitter