Pencarian

+

Darul Mujahadah Wisuda 33 Santri

Darul Mujahadah Wisuda 33 Santri
Darul Mujahadah Wisuda 33 Santri

PRUPUK - Pondok Pesantren Darul Mujahadah mewisuda 33 santri kemarin Ahad, 13 Mei 2018 M/27 Sya'ban 1439 H dalam acara Haflatul Ikhtitam Alumni Ke-20. Bertempat di Aula Pesantren, acara Haflatul Ikhtitam terlaksana dengan lancar dan meriah. Hadir dalam acara tersebut adalah pengasuh pondok pesantren Drs. KH. Asrori Muhtarom, ketua dan pengurus Yayasan, dewan asatidz TMI dan orang tua/wali santri peserta wisuda. Disaksikan juga oleh seluruh santri dari kelas 1 sampai kelas 5 TMI.

Diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur'an, sambutan dari santri dan wali santri. Diramaikan dengan penampilan koor lagu Mars Darul Mujahadah, Hymne Oh Pondokku dan lagu kenangan dari adik-adik kelas 5 TMI. Juga penampilan kreasi seni santri dari kelas 1 dan 2 TMI.

Dalam acara yudisium kelulusan, Surat Keputusan Direktur TMI tentang kelulusan Ujian Akhir Pondok dibacakan oleh Ust. Akhmad Tefuri, S.Pd.I. Kemudian satu per satu santri mendapat kalungan samir, map ijazah dan ucapan selamat dari pengasuh pondok, Drs. KH. Asrori Muhtarom yang akrab dengan sapaan abah Asrori, didampingi oleh Ketua Yayasan.

Dalam sambutan dan nasehat yang disampaikan oleh ketua Yayasan Darul Mujahadah Bapak H. Muhammad Abduh Hisyam, S.Ag., beliau berpesan agar para alumni yang baru ini siap bersaing di era global.
"Kalian alumni yang baru ini harus siap bersaing dengan yang lain. Tadi ada yang ingin menjadi tentara, kita doakan agar tercapai cita-citanya. Ada juga yang ingim jadi perawat, kita doakan juga agar berhasil, ungkapnya dalam sambutan ketua Yayasan.

"Saya juga berharap agar sektor-sektor penting di negara ini dipegang oleh para lulusan santri. Baik di bidang sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan dan kesehatan", tambah ketua yayasan dalam pesan sambutannya.

Taushiyah acara Haflatul Ikhtitam tahun ini diisi oleh KH. Syekh Soleh Basalamah dari Jatibarang Brebes, kyai kharismatik dan sudah dikenal luas terutama di wilayah Tegal dan Brebes. Dalam nasihatnya beliau menyampaikan bahwa ilmu itu sangatlah penting. Dengan ilmu seseorang akan keluar dari belenggu kebodohan.

"Ilmu intu sangatlah penting. Sebagaimana sabda Kanjeng Rosulullah. Jika ingin menguasai dunia, maka haruslah dengan ilmu. Jika ingin akhirat, maka harus berilmu. Jika ingin mendapatkan keduanya juga harus dengan ilmu", pesan kyai Sholeh Basalamah.

Fyi, para santri yang diwisuda telah mengenyam pendidikan selama empat dan enam tahun. Dinyatakan sebagai alumni manakala telah menyelesaikan semua program pendidikan dari awal sampai akhir. Di antaranya adalah mengikuti Ujian Akhir Pondok yang materi ujiannya adalah mapel kepondokan dari kelas 1 sampai kelas 6 TMI.

Santri yang telah di wisuda memperoleh dua ijazah yakni ijazah negara dan ijazah pondok. (nz)

Komentar
  1. Belum Ada Komentar
Tambahkan Komentar

Profil
Profil Darul Mujahadah

Darul Mujahadah berdiri di atas dan untuk semua golongan Islam. Sebagai milik ummat akan mengabdi untuk kejayaan Islam dan negara Indonesia.

Kategori
Artikel Populer
Video
Event Terdekat
30
Tanggal
Sep
Bulan
2018
Tahun

Ruqyah Massal

Testimonial

Facebook

Twitter